Polisi Inggris Selidiki Aksi Rasis Terhadap Cole & Young

London - Dua penendang penalti Inggris yang gagal menjebol gawang Italia dapat perlakuan rasis di Twitter. Polisi pun kini menyelidiki kasus yang melibatkan Ashley Cole dan Ashley Young tersebut.

Cole dan Young gagal menceploskan bola ke gawang Gianluigi Buffon dalam drama adu penalti saat Inggris dan Italia berhadapan di babak perempatfinal Piala Eropa 2012. Kegagalan keduanya membuat The Three Lions kalah 2-4 dan tersingkir dari turnamen.

Tak lama setelah adu penalti tersebut, Cole dan Young langsung jadi sasaran aksi rasisme di Twitter. Sang penyerang menggunakan akun @Lapwnage. Dalam postingannya, ia beberapa kali menyindir kedua pemain berkulit hitam asal klub Chelsea dan Manchester United itu dengan kata-kata kasar bernada rasial.

Sontak banyak pihak menyesalkan kejadian ini dan malah menyerang balik si pelaku. Hingga pada akhirnya akun @Lapwnage tak lagi bisa diakses.

Kejadian ini pun memaksa kepolisian Inggris untuk menggelar investigasi setelah mendapat laporan dari masyarakat.

"Kami menyadari terhadap berbagai komentar rasis melalui Twitter pada malam setelah Inggris bermain. Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan," ujar juru bicara kepolisian West Midlands kepada surat kabar London, Evening Standard.

Belakangan, aksi rasis memang kerap menciderai gemuruh pesta sepakbola Eropa. Hal serupa bahkan sempat melanda liga Inggris dimana kapten Chelsea John Terry tengah tersangkut kasus serupa terhadap Anton Ferdinand. Kasus ini juga masih diselidiki.

Pada bulan Maret lalu, seorang pelajar asal Inggris juga dijatuhi hukuman bui 56 hari setelah berkicau dengan nada rasis di situs mikroblogging Twitter.

0 KOMENTAR:

Copyright © 2012 Berita Terbaru.